Posts Tagged ‘Amy Winehouse’

 
Sebagai bentuk duka cita kepada Amy Winehouse, Coldplay dalam konsernya di Australia membawakan lagu Amy.

Pada festival ‘Splendour In The Grass’ di Australia belum lama ini, Coldplay menyanyikan bagian refrein lagu Amy yang berjudul Rehab. Kemudian dilanjutkan dengan intro Fix You milik band asal Inggris ini.

Lagu tersebut mendapat sambutan luar biasa dari penonton di Australia. Tanpa ragu mereka ikut melantunkan lagu tersebut sebagai penghormatan kepada Amy yang meninggal pada 23 Juli 2011.

“Ada sedikit kata yang ingin disampaikan tentang kepergian Amy Winehouse, namun tanpa perlu mengatakannya. Ini seperti hanya untuk membuang kesedihan. Kami mengesampingkan kejadian yang sangat ironis tersebut dengan membiarkan penonton di Australia menyanyikannya,” ujar Coldplay dalam situs resminya, seperti dilansir NME, Jumat (5/8/2011).

Sementara itu, kabarnya Coldplay saat ini sudah menemukan nama yang pas untuk judul album terbaru yang bakal dirilis tahun ini.

 
source : okezone.com
Iklan
Sebelum ditemukan dalam keadaan tak bernyawa 23 Juli lalu Amy Winehouse memang sempat berkolaborasi dengan legenda jazz, Tony Bennet. Kini hasil rekaman mereka berdua ini akan dilansir sebagai single untuk tujuan amal. Single ini juga bagian dari album Tony Bennet yang berjudul DUETS II.

“What’s going to happen adalah kami akan melepas single itu [Body and Soul] sebelum albumnya diluncurkan,” ungkap Tony Bennet seperti dilansir dari Contact Music. Selanjutnya, penjualan single Body and Soul ini akan diserahkan pada yayasan yang didirikan ayah mendiang Amy untuk kepentingan sosial.

“Hasilnya akan diberikan pada yayasan yang didirikan ayah Amy – untuk mengajarkan pada anak-anak muda agar tak menggunakan obat-obatan terlarang, and all the royalties of the record will go to that,” lanjut Tony kemudian.

Tembang Body and Soul sendiri dulunya dipopulerkan oleh duet Ella Fitzgerald dan Frank Sinatra. Versi Amy Winehouse dan Tony Bennet ini direkam di Abbey Road Studios bulan Maret lalu.

source : kapanlagi.com
Sepeninggal Amy Winehouse 23 Juli lalu, album musisi soul asa Inggris ini tiba-tiba jadi buruan banyak orang. Malahan album BACK TO BLACK yang sudah berumur lima tahun tiba-tiba saja masuk daftar Billboard 200. Artinya, penjualan album lama ini tiba-tiba melonjak pesat dan bisa jadi tren ini masih akan berlanjut sampai pekan depan.

Menurut Contact Music, album kedua Amy Winehouse yang dilansir 4 Oktober 2006 ini terjual sebanyak 54 ribu copy dan sempat masuk ke urutan keempat di Billboard 200. Di Inggris sendiri, album ini berada di puncak tangga menggeser dominasi Adele yang sudah 27 pekan berada di daftar 10 besar.

Bukan hanya album kedua Amy Winehouse saja yang kembali diburu orang. Album pertama Amy yang berjudul FRANK pun mulai merangsek naik ke urutan 33 Billboard 200. Sebelumnya album ini berada di nomor 57.

Sebelumnya sempat dikabarkan kalau album ketiga Amy Winehouse yang sebenarnya sudah rampung bakal segera diedarkan sementara ada sumber yang mengatakan kalau Amy sebenarnya punya banyak stok lagu yang mungkin bisa dilepas sebagai dua album lagi.

source : kapanlagi.com

 
Ribuan penggemar Amy Winehouse di Amerika Serikat memborong Rehab, lagu ungggulan dari album Back in Black, paska kematian penyanyi itu pekan lalu.

Nielsen SoundScan, organisasi yang mencatat rekor penjualan album musik, mengatakan para penggemar penyanyi itu secara serentak membeli 50.000 CD Amy Winehouse akhir pekan lalu (24/7), jauh di atas penjualan rata-rata tiap pekan dalam 2001 yaitu 44.000 keping tiap pekan.

Album hitsnya pada 2006, Back in Black yang mengusung lagu andalan Rehab menyumbang 37.000 dari jumlah yang dijual di Amerika Serikat, yang secara total mencapai pekan tertinggi sejak Maret 2008. Album debut Winehouse pada 2003, Frank terjual 7.600 kopi, kata Nielsen SoundScan. Dari total itu, lebih dari 95% diunduh secara digital.

Rehab, salah satu lagu unggulan penyanyi yang memiliki ciri khas rambut sarang lebah itu terkenal dengan liriknya yang menggambarkan pernolakan pergi ke rehabilitasi untuk melawan kecanduan. “Mereka mencoba untuk memaksa saya pergi ke rehabilitasi. Saya berkata `tidak, tidak tidak`.”

Single itu adalah single tersering diunduh dengan jumlah penjualan digital mencapai 34.000 di Amerika Serikat.

Para penggemar Amy Winehouse secara total membeli 111.000 rekaman digital dengan cara mengunduh, meningkat 2.000% dibanding pekan sebelumnya, kata Nielsen SoundScan.

Winehouse ditemukan tewas di rumahnya di London, pada 24 Juli, di usia 27, sehingga kemungkinan angka penjualan akan mengalami lonjakan yang lebih tinggi untuk pekan depan yang berakhir pada Sabtu 31 Juli, karena para penggemarnya baru mengetahui informasi mengenai kematian penyanyi itu pada pekan terakhir, saat lembaga itu melakukan penghitungan.

Sepanjang karirnya penyanyi itu berjuang melawan ketergantungan terhadap narkotika dan alkohol, tetapi pada Selasa pekan lalu, menurut ayahnya, Amy telah secara rutin berolahraga dan melakukan yoga..

Autopsi telah dilakukan, tetapi penyebab resmi kematian belum ditetapkan karena pihak berwenang masih menanti hasil tes toksikologi.

source : kapanlagi.com
 
Mendiang Amy Winehouse benar-benar membuktikan kalau dirinya adalah sosok penyanyi berbakat yang memiliki kontribusi besar di dunia musik. Bahkan salah satu orang terdekat Amy telah menjadi saksi bahwa sebelum ajal menjemput, pelantun “Rehab” tersebut sempat kembali ke studio untuk rekaman lagu-lagu baru.

Dalam tiga tahun terakhir pasca merilis album kedua, “Back to Black” (2006), Amy dikabarkan telah merampungkan beberapa lagu barunya. Seorang juru bicara dari label rekaman Universal mengatakan, Amy sudah menyelesaikan sekitar 12 lagu waktu itu. Namun, pihak keluarga, manajemen dan label rekaman masih belum mengambil keputusan apakah karya musik tersebut akan dirilis atau tidak.

“Amy telah menunjukkan keinginannya untuk kembali lagi ke studio rekaman. Setelah berkonsultasi dengan beberapa orang, mereka menganggapnya sebagai keputusan yang positif,” ujar sumber tersebut. “Dia telah menyelesaikan beberapa lagu bahkan lebih banyak dari yang diperkirakan.”

Amy juga sempat meminta pimpinan Universal, Lucian Grainge, untuk mendengarkan hasil rekamannya. “Terus terang saja, mereka sangat antusias pada waktu itu. Kami mendengarkan hasil rekamannya dan suara Amy memang terdengar sangat khas,” lanjutnya.

Sementara itu, orang terdekat dari pihak manajemen Amy yakin bahwa lagu-lagu tersebut bahkan cukup untuk dijadikan lebih dari satu album. “Amy juga seorang penulis. Dia selalu menulis lagu. Amy punya studio rekaman di rumahnya dan dia juga menciptakan musik. Terakhir kali dia tampak bernyanyi sambil memainkan drumnya,” kata seorang sumber.

Dalam sebuah wawancara pada Juli 2010, Amy pernah memberikan pernyataan tentang album ketiganya. Waktu itu, Amy mengatakan bahwa album tersebut akan hadir pada Januari tahun ini, namun ternyata niatan tersebut tak terwujud.

 
Bisa jadi, selain keluarga mendiang, Lady GaGa-lah orang yang paling merasa kehilangan Amy Winehouse. Bukan karena apa, penyanyi yang baru saja menghembuskan nafas terakhir ini adalah sosok yang istimewa buat GaGa. Katanya, dulu banyak orang yang mengira kalau Lady GaGa adalah Amy Winehouse.

“Amy berjasa mengubah musik pop, aku masih ingat saat aku merasa masih ada harapan dan merasa tak sendiri lagi karena ada dia. She lived jazz, she lived the blues,” tulis Lady GaGa lewat akun Twitter miliknya. Amy Winehouse bisa jadi adalah pembuka jalan buat Lady GaGa menuju puncak kariernya sebagai bintang pop.

“Aku masih bukan siapa-siap saat dia mulai terkenal. Dulu sering orang memanggil aku Amy waktu aku sedang di jalan. Aku masih ingat rasanya tidak lagi sendiri karena dia juga orang yang berbeda seperti aku,” lanjut Lady GaGa seperti diberitakan Contact Music.

“It’s a lesson to the world. Don’t kill the superstar, take care of her soul,” ungkapnya lagi.

source : kapanlagi.com

Meski banyak media yang memojokkan mendiang Amy Winehouse lantaran kehidupan pribadinya yang jauh dari kata mulus namun sebenarnya musisi Inggris ini adalah panutan buat musisi lain. Adele misalnya tak malu-malu mengaku belajar banyak dari mendiang Amy. Amy juga yang telah membuat Adele berani tampil sebagai dirinya sendiri.

“Amy membuka jalan buat artis seperti saya dan membuat banyak orang excited pada musik Inggris lagi,” ungkap Adele lewat situs resminya. Adele tak sekedar basa-basi karena selama ini ia memang mengagumi sosok Amy Winehouse yang berani menolak berkompromi kalau itu tak sesuai dengan nuraninya.

“Tidak banyak orang yang berani melakukan sesuatu yang mereka sukai, simply because they love it. Tanpa basa-basi, tanpa kompromi,” lanjut Adele lagi seperti diberitakan Contact Music. “Amy tahu apa yang bisa dia lakukan dan apa yang tidak mampu ia lakukan, dia bahkan tidak perlu mencobanya. Kalau dia ingin melakukan sesuatu, dia akan melakukannya tapi kalau tidak dia akan bilang f**k off,” imbuhnya lagi.

Adele sendiri ternyata sempat mengenyam pendidikan di BRIT School of performing arts di Croydon, Greater London. Di sana juga Amy Winehouse sempat menuntut ilmu.

source : kapanlagi.com